Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo buka 24 jam setiap hari. IGD diutamakan untuk pasien yang kondisinya mengancam nyawa atau berisiko cacat bila tidak segera ditangani.
Segera ke IGD bila mengalami
- Nyeri dada hebat, terasa berat atau menjalar ke lengan, leher, atau rahang.
- Sesak napas berat, bibir atau ujung jari kebiruan.
- Wajah mencong, bicara pelo, atau lemah separuh badan secara tiba-tiba.
- Pingsan, kejang, atau penurunan kesadaran.
- Perdarahan hebat yang sulit berhenti, atau cedera berat akibat kecelakaan.
- Bayi atau anak tampak sangat lemas, tidak mau minum, atau kejang saat demam.
- Ibu hamil dengan perdarahan, ketuban pecah, kejang, atau gerak janin berkurang.
Bawa saat ke IGD
Kartu identitas (KTP/KK), kartu BPJS Kesehatan/KIS bila ada, serta obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Pada kondisi gawat darurat, pasien BPJS dapat langsung ke IGD tanpa surat rujukan.
Bukan gawat darurat?
Untuk keluhan ringan atau kontrol rutin, silakan berobat ke puskesmas/klinik (FKTP) atau poliklinik sesuai jadwal. Petugas IGD akan melakukan triase, sehingga pasien dengan kondisi paling berat didahulukan.