Pamekasan, mediajatim.com — Plt Direktur RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengimbau masyarakat agar tidak gegabah menghadapi gigitan ular.
Masyarakat perlu memahami pertolongan pertama yang benar sebelum korban mendapatkan penanganan medis.
dr. Yayak menyebut hal terpenting yang harus dilakukan yaitu membatasi gerakan korban agar racun tidak cepat menyebar ke seluruh tubuh.
“Ketika digigit ular, korban jangan banyak bergerak. Jika yang digigit kaki atau tangan, diluruskan saja dan diberi bidai,” ujarnya, Jumat (19/6/2026)
Pergerakan tubuh yang berlebihan, lanjutnya, bisa mempercepat penyebaran racun melalui aliran kelenjar getah bening.
“Setelah digigit ular, korban harus cepat dibawa ke fasilitas kesehatan, idealnya dalam satu jam pertama, untuk mendapatkan serum antibisa ular,” katanya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan keliru yang justru dapat memperburuk kondisi korban.
Tindakan tersebut seperti menyayat luka, mengisap racun dengan mulut, atau mengoleskan bahan tertentu pada bekas gigitan.
“Aksesori seperti cincin, gelang, jam tangan, atau benda lain yang melekat di sekitar area gigitan juga perlu dilepas untuk mengantisipasi pembengkakan.”pungkasnya.(fin/rif)







