Peringati Hari Ginjal Sedunia 2020, Hemodialisa RS SMART bagikan Souvenir.

RS SMART — Dalam rangka menyambut Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Maret 2020, Pemberian Souvenir pada Semua Pasien HD Oleh dr. Ariful Munir Sp. PD Serta mengajak untuk tetap semangat dan Rutin, semoga Allah beri kesabaran dan kesehatan buat mereka dan kita Semua Aamiin.

” Kegiatan ini didakan dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia tanggal 12 Maret 2020 “, terangnya.

Kita mengetahui bahwa penyakit ginjal hanya bisa ditangani oleh perawt dialisis yang melayani pasien hemodialis yaitu terapi cuci darah di luar tubuh untuk seseorang yang ginjalnya tidak bekerja secara normal “, kata dia.

Lebih lanjut, dr. Ariful Munir Sp. PD menjelaskan penyebab dari ginjal tersebut adalah diawali dari penyakit hipertensi dan diabetes.

Peringatan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day/WKD) secara global jatuh pada hari Kamis pekan kedua di bulan Maret. Untuk tahun 2020, WKD diperingati pada hari Kamis, 12 Maret 2020 dengan mengusung tema “Kesehatan Ginjal untuk Semua Orang Dimana Saja Dari Pencegahan Sampai Deteksi Dini di Semua Fasilitas Kesehatan”(Kidney Health for Everyone Everywhere – from Prevention to Detection and Equitable Access to Care).

Secara khusus, pada tema pada tahun ini menyoroti pentingnya intervensi dan pencegahan untuk mencegah timbulnya dan perkembangan penyakit ginjal agar tidak terjadi komplikasi-komplikasi berat.

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan penyakit kronis yang mempunyai prevalensi cukup tinggi di dunia, yaitu sebesar 5-10 persen dan merupakan penyebab kematian urutan ke 12 dan urutan ke 17 penyebab kecacatan. Prevalensi PGK meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta hipertensi.

Tercatat sekitar 1 dari 10 populasi global mengalami PGK pada stadium tertentu. Jumlah total pasien PGK sangat meningkat pada 30 tahun terakhir ini dan prevalensi mencapai 10 persen-13 persen dari populasi di Korea Selatan, Taiwan, Iran, Jepang, Cina, Canada, India dan saat ini termasuk Amerika Serikat.

Tingginya angka PGK di Indonesia bisa dilihat dari perawatan penyakit ginjal merupakan rangking keempat pembiayaan terbesar dari BPJS Kesehatan setelah penyakit jantung, kanker dan stroke.

Melihat tingginya angka tersebut, masyarakat mesti mulai sadar dan memahami pentingnya kesehatan ginjal ini.

Ginjal merupakan sepasang organ yang kira-kira berukuran sebesar kepalan tangan, dan terletak pada kedua bagian belakang pinggang anda. Ginjal yang bekerja dengan baik berfungsi untuk mencegah timbulnya kelebihan cairan, produk sisa, dan racun-racun dalam tubuh. Ginjal juga membantu mengatur tekanan darah dan kadar kimia serta elektrolit dalam darah, seperti garam dan kalium.

Ginjal memiliki beberapa fungsi untuk; memproduksi urine, mengeluarkan sisa metabolisme, mengontrol keseimbangan cairan elektrolit dan asam basah, memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah, kesehatan tulang, dan sel darah merah.

Dalam peringatan Hari Ginjal Sedunia ini, masyarakat harus menyadari apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal Anda?

Jika anda memiliki penyakit ginjal atau penurunan fungsi ginjal, meminum beberapa obat saja dapat membahayakan ginjal Anda. Jika ragu, tanyakan kepada dokter atau apoteker anda.

Dan terakhir, kesembilan, periksalah fungsi ginjal Anda jika Anda memiliki satu atau lebih faktor ‘risiko tinggi’ seperti; menderita diabetes, menderita hipertensi; kegemukan dan Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal. (d_and_f)

Bupati Badrut Tamam Launching CVCU RSUD Smart

Jumat, 3 Januari 2020 | 15:22 WIB

Bupati Badrut Tamam didampingi Direktur RSUD Farid Anwar dan Sekdakab Totok Hartono meninjau ruang CVCU

PAMEKASAN (global-news.co.id) – RSUD Dr Slamet Martodirjo (Smart) terus mengembangkan diri. Jumat (3/1/2020) pagi tadi Rumah Sakit rujukan di Madura ini melaunching pelayanan baru bernama Cardio Vascular Care Unit (CVCU) atau unit instalasi khusus penyakit jatung. Launching dilakukan oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam.

Direktur RSUD Smart Dr Fard Anwar mengungkapkan rumah sakit yang dipimpinnya akan terus melakukan inovasi guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Khususnya bagi penderita penyakit jantung yang tiap haris terus bertambah. Selama ini ruang perawatan intensif penderita jantung bersama di ruang ICU secara umum. Kini ada ruang intensif tersendiri.

Dia bilang rumah sakit yang dipimpinnya mempunyai visi terwujudnya rumah sakit terdepan dalam pelayanan. Misinya memberikan pelayanan kesehatan dengan cepat, bermutu dan terjangkau. Yang kedua menyelenggarakan pendidikan kesehatan dan penelitian. Artinya di samping memberikan pelayanan kepada masyarakat juga memberikan pendidikan.

“Pada tahun 2016, di bidang pelayanan RSUD Smart sudah terakreditasi, lulus paripurna. Sedangkan 2019 rumah sakit ini divisitasi untuk menjadi rumah sakit pendidikan oleh Kemenkes RI. Kini tinggal menunggu hasilnya. Respon dari Kemenkes RI sangat bagus atas program pengembangan di RSUD Smart Pamekasan,” kata Farid.

Terkait dengan Launching Ruang CVCU Farid mengungkapkan sudah mempunyai sumber daya manusia yang andal, di antaranya 2 orang dokter spesialis jantung. Di Madura, kata dia, hanya RSUD Smart yang mempunyai spesialis jantung. Dan untuk memaksimalkan kualitas pelayanan telah disiapkan juga 12 tenaga yang akan ditempatkan di CVCU ini.

“Gedung ruang CVCU dibangun dari dana DBHCT. Anggaranya sebesar Rp. 1.216.410.200. Alat kesehatan Rp 2.725.100.000. Total anggara untuk pelayanan gedung sebesar Rp 3.941.141.200. Tempat tidurnya masih ada 8. Harapan kami dengan dibukanya layanan CVCU ini masyarakat bisa tertolong lebih cepat,” ungkapnya.

Bupati Badrut Tamam mengaku pelayanan bidang kesehatan bagian dari prioritas utama pembangunan Pamekasan. Sebagai prioritas akan kita terus digenjot agar memberi pelayanan yang makin baik bagi masayrakat. Untuk itu, kata dia, maka perlu dilakukan pengkajian lebih dalam lagi agar rumah sakit ini lebih baik lagi dalam meberikan pelayanan.

Setelah pelayanan sudah bagus ditambah lagi launching CVCU, kata Badrut, maka perlu melakukan beberapa langkah untuk memperbaiki hal yang belum sempurna. Tahun berikutnya, kata dia, harus evaluasi untuk diperbaiki. Sumber daya manusianya juga diperbaiki. Karenanya dia mengucapkan termakasih kepada semua pihak yang menjadikan RSUD Smart semakin bagus, pelayanan makin excellent.

“Pemkab Pamekasan ucapkan terima kasih atas launching Cardio Vaskular Care Unit pagi ini, mudah-mudahan jadi pelayanan yang excellent bagi masyarakat memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (http://global-news.co.id/2020/01/bupati-badrut-tamam-launching-cvcu-rsud-smart/)

Komunitas Jantung Sehat

Nyeri dada, mendadak sesak, atau terbatasnya aktivitas yg bisa dilakukan adalah tanda-tanda gangguan pada jantung. Penyakit jantung saat ini merupakan hal yg ditakuti masyarakat karena sering mengakibatkan kematian. Tentu kita tidak ingin hal buruk terjadi pada orang-orang tersayang kita. Kami dari RSUD Pamekasan mengundang teman-teman sekalian untuk menghadiri Seminar Awam :
Jantung Koroner dan Penyebabnya pada hari Minggu 25 Agustus 2019.
Jangan lewatkan senam jantung sehat yang diadakan pk. 06.00 pagi yaa. .
.
Mari hidup sehat bersama RSUD Pamekasan
Bersama kita bisa!

RS SMART Paripurna Ke 2 Kali

Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo, mendapatkan akreditasi paripurna yang kedua kalinya

Saya harap, setelah ini pelayanan rumah sakit terus ditingkatkan dengan bisa melayani penderita berbagai jenis penyakit tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika profesional

Pamekasan,
Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, mendapatkan akreditasi paripurna yang kedua kalinya karena lulus tingkat Bintang 5 berdasarkan standar akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan RI.

Wakil Direktur RS SMART yang mewakili direktur RS SMART usai menerima Sertifikat Akreditasi Paripurna dari (KARS) di Jakarta, Senin mengatakan penyerahan sertifikat paripurna tersebut menjadi salah satu pencapaian dari cita-cita untuk menjadikan RSUD SMART menjadi RS B Pendidikan.

Dr. Farid Anwar, M.Kes Direktur RS SMART, melalui akreditasi tertinggi yang diterima RS SMART tersebut, selanjutnya RS SMART akan mempersiapkan pada bulan oktober persyaratan untuk akreditasi RS B Pendidikan, dan meningkatkan pelayanan dan infrastruktur.

“Saya harap, setelah ini pelayanan rumah sakit terus ditingkatkan dengan bisa melayani penderita berbagai jenis penyakit tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan etika profesional,” katanya.

Menurut Direktur RS SMART, kesehatan merupakan faktor terpenting yang harus terus diperjuangkan oleh seluruh pihak terkait di Madura pada umumnya dan pamekasan pada khususnya.

“Kesehatan harganya sangat mahal, bila sudah sakit, sehebat apapun seseorang tidak akan bisa bekerja secara maksimal, bahkan kekayaan sebanyak apapun, bila sakit menjadi tidak berarti apa-apa,” katanya.

Sehingga dr. Farid Anwar, M.Kes mengajak, seluruh pegawai RS SMART dan pihak terkait, bahu membahu untuk selalu menjaga kesehatan masyarakat melalui seluruh sarana dan prasarana yang ada.

Akreditasi rumah sakit, merupakan upaya untuk melindungi pasien dari pelayanan sub-standar melalui pelayanan yang sesuai dengan standar dan prosedur, mulai dari sumber daya manusia, administrasi dan komunikasi, peralatan medis, hingga fasilitas
penunjang lain serta upaya peningkatan mutunya.

Direktur RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan dr. Farid Anwar, M.Kes mengatakan, akreditasi paripurna yang diterima pihaknya saat ini, merupakan akreditasi ke dua, setelah yang pertama diterima pada 2016 Versi KARS dan pada tahun 2019 terakreditasi paripurna pada Versi SNARS Ed 1.

Selanjutnya, Tim KARS akan melakukan pemantauan berkala, terhadap sistem pelayanan rumah sakit. Pemantauan lanjutan dilakukan pada awal tahun 2020, kemudian pada 2021 dan 2022.

Kedepan tambah dia, pihaknya akan melangkapi pelayanan RS SMART, baik itu tim kesehatan, infrastruktur dan peralatan untuk bisa melayani pasien dengan berbagai jenis penyakit

Poliklinik Geriatri

Kata geriatri berasal dari kata dalam bahasa Yunani, geron, yang berarti orang tua, dan iatreia yang berarti penanganan terhadap penyakit. Dalam dunia medis, kesehatan geriatri adalah cabang ilmu kesehatan yang berfokus pada diagnosis, penanganan, serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan tertentu akibat penuaan.

Populasi lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun diperkirakan akan meningkat cukup tinggi beberapa tahun ke depan. Kategori lansia di Indonesia yaitu berusia atas 60 tahun. Kelompok usia ini lebih rentan mengalami gangguan kesehatan dibanding usia lain. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2016 yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan, jumlah penduduk lansia di seluruh Indonesia mencapai sekitar 22,5 juta jiwa.

Geriatri: Cabang Ilmu yang Membantu Menangani Penyakit pada Lansia - Alodokter

Mengenal Tugas Dokter Geriatri

Dokter ahli geriatri akan membantu para lansia menjaga kesehatan sebagai langkah mencegah penyakit, sekaligus membantu mengatasi masalah kesehatan yang timbul. Umumnya dokter geriatri akan dibantu oleh tim medis, termasuk perawat, ahli farmasi, ahli gizi, terapis dan psikiater yang terlatih khusus untuk membantu lansia.

Beragam kondisi dan penyakit pada lansia dapat menyebabkan gangguan pada daya ingat, kesulitan menahan buang air, tubuh semakin lemah, atau mengalami gangguan kesehatan akibat efek samping pengobatan tertentu. Tidak jarang, lansia mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas harian, termasuk makan, mandi atau berpakaian. Peranan dokter geriatri adalah membantu menangani kondisi tersebut.

Dokter geriatri dan tim medis, umumnya memahami bahwa penanganan lansia perlu dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari melakukan evaluasi penyakit yang pernah diderita hingga rencana perawatan yang tepat, bekerjasama dengan keluarga atau perawat (caregiver) untuk lansia.

Berbagai Penyakit pada Lansia

Berikut beberapa gangguan kesehatan utama yang sering dialami para lansia yang dapat ditangani oleh dokter geriatri:

  • Penyakit jantung

Penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian pada lansia di atas 65 tahun dengan faktor-faktor risiko seperti hipertensi dan kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat bergizi berimbang, olahraga, dan istirahat cukup adalah cara utama untuk mengelola kondisi kronis tersebut.

  • Artritis

Sebagian lansia di atas 65 tahun mengalami artritis (radang sendi) yang dapat membuat aktivitas mereka terganggu. Penting untuk berkonsultasi ke dokter sehingga mendapat penanganan yang tepat.

  • Kanker

Risiko kanker umumnya meningkat seiring pertambahan usia. Lebih dari 20% lansia di atas 65 tahun hidup dengan kanker. Kondisi tersebut sebenarnya dapat ditangani dengan deteksi kanker dini melalui pemeriksaan seperti mammogram atau pun kolonoskopi.

  • Demensia

Tidak jarang sebagian lansia di atas 60 tahun mengalami gangguan mental atau saraf, termasuk demesia.  Demensia dapat menyebabkan gangguan ingatan, berpikir, dan tingkah laku yang kemudian memengaruhi aktivitas sehari-hari.

  • Obesitas

Obesitas berhubungan erat dengan penyakit-penyakit kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit kandung empedu. Mengurangi konsumsi gula dan makanan mengandung lemak jenuh adalah salah satu kunci utama mencegah dan menangani obesitas.

  • Osteoporosis

Penurunan massa tulang dan osteoporosis banyak dialami, mulai usia 50 tahun ke atas. Gaya hidup sehat seperti olahraga, tidak merokok dan mengonsumsi minuman keras, membatasi makanan yang tinggi kadar asam, serta mengonsumsi cukup makanan yang mengandung kalsium dapat membantu lansia mengelola kondisi ini.

  • Gangguan pernapasan

Penyakit pernapasan dapat disebabkan beberapa hal seperti asma, penyakit jantung atau penyakit paru, terutama pada perokok.

  • Diabetes

Semakin bertambah usia, mengendalikan kadar gula darah menjadi semakin penting. Dalam jangka panjang, efek diabetes yang bisa jadi sudah muncul sejak usia muda mulai semakin terasa, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kesemutan kaki, hingga kebutaan.

Menjaga berat badan agar tetap normal adalah salah satu langkah utama untuk mencegah penyakit kronis seperti kanker dan diabetes. Dengan mengelola gaya hidup sehat sedini mungkin, lansia tetap dapat hidup nyaman dan produktif di usia senja. Untuk menjaga kesehatan lansia, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter ahli geriatri.

Gowes Yuk.. SCC RSSMART

Gowes adalah istilah kekinian yang merujuk pada salah satu olahraga seru, apalagi bukan bersepeda. Apalagi pada saat ini banyak ditekuni terlebih olahraga ini sebagai bentuk kampanye bebas polusi terutama di kota-kota besar yang ada di Indonesia.

Ke mana pun anda pergi, di sekeliling kita makin banyak saja orang yang naik sepeda berkeliling kota. Entah itu untuk alasan hanya sekadar olahraga di Car Free Day, atau sengaja bersepeda ke kantor.

Kamu juga akan mendapatkan banyak sekali manfaat dari olahraga ini, terutama untuk kesehatan otot-otot tubuhmu. Selain itu masih banyak lagi keseruan dari olahraga ini, berikut lima alasan sepeda jadi olahraga yang seru untuk ditekuni atau keren untuk dijalan.

  1. Bersepeda Mengurangi Polusi

Melakukan aktivitas dengan kendaraan bermotor memang menghemat waktu dan tenaga, namun tidak ramah lingkungan. Apalagi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam sepuluh tahun terakhir ini polusi dunia memburuk dan berkontribusi besar terhadap kematian di seluruh dunia.

Salah satu sulusi apaik yakni dengan Gowes. Apalagi di kota besar di tanah air sudah mencanangkan Car Free Day. Ini langkah positif untuk mengurangi polusi. Meski tanpa kendaraan bermotor, kita tetap bersenang-senang.

Selain di Car Free Day diharapkan penggunaan sepeda bisa dilakukan di segala aktivitas di kantor. Apalagi bersepeda adalah salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan. Kamu jadi nggak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli bahan bakar, hal itu bisa dijadikan sebagai langkah untuk berhemat. Sehat di badan, juga sehat di keuangan.

  1. Sepeda Pertualangan Yang Mengasyikkan

Bikin sehat dan membuat kita back to nature tentu menjadi petualangan yang mengasyikkan bila kamu sering menggeluti sepeda terutama kamu yang tergabung klun atau komunitas mountain bike.

Mencari rute baru untuk dijelajahi biasanya jadi aktivitas setiap pekan. Kadang daerah yang akan dituju sama sekali asing bagi mereka. Namun karena kebanyakan  mereka nggak takut untuk mengayuh sepeda mereka sampai ke tujuan, dan kemudian kembali ke rumah masing-masing.

Nggak sedikit klub atau komunitas sepda yang menggelar tur ke luar kota. Ini tentu petualangan yang mengasyikkan, untuk mereka yang berjiwa petualang tentunya.

  1. Menjaga kesehatan

Kalau yang satu ini semua pasti sepakatlah, ngga hanya bersepeda saja. Olahraga-olahraga lainpun intinya adalah untuk menjaga kesehatan atau kebugaran tubuh kita apabila dilakukan dengan rutin.

Untuk bersepeda sendiri lebih banyak efeknya ke kesehatan jantung, karena olahraga bersepeda ini lebih banyak memicu jantung untuk bekerja.

Selain itu kamu juga terhindar dari masalah persendian. Gerakan mengayuh pedal dan memegang setir bisa merangsang otot-otot yang ada di bagian punggung.

Hal itu mampu membuat tulang belakang jadi semakin kuat, kamu pun jadi terhindar dari resiko terkena penyakit persendian lantaran gowes juga cenderung minim risiko cedera persendian, seperti lari atau olahraga kardio lainnya.

  1. Olahraga murah

Harga sepeda tentu lebih murah dari motor, terlebih lagi perawatannya juga jauh lebih murah daripada kendaraan bermotor. Selain itu, dengan mengendarai sepeda, kita tak perlu mampir ke pom bensin untuk isi bahan bakar. Jadi, setiap kayuhan sepeda yang kamu lakukan, kamu menghemat uangmu sendiri.

  1. Sepeda itu fun

Salah satu manfaat gowes atau bersepeda yakni bikin hati senang. Bayangkan, berkeliling kota bersama keluarga, sahabat, tetangga, komunitas, atau bahkan sendirian pun, bikin kita hepi.

Berangkat setelah Subuh, menghirup udara segar, tubuh diterpa angin sepoi-sepoi, suara burung di mana-mana, pemandangan indah nan segar tanpa polusi, sungguh sangat fun